PEMALSUAN TANDA TANGAN

    0
    54
    Close-up of the part of a marble statue representing Themis, the Goddess of Justice at Brittany parliament, France

    Pertanyaan; Selamat mau bertanya apakah memalsukan tanda tangan bisa diproses secara hukum?

    Jawaban;
    Berdasarkan Pasal 263 ayat (1) KUHP berbunyi sebagai berikut:
    Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun.

    surat yang dipalsu itu harus suatu surat yang:

    1. Dapat menerbitkan hak, misalnya: ijazah, karcis tanda masuk, surat andil dan lainnya.
    2. Dapat menerbitkan suatu perjanjian, misalnya: surat perjanjian piutang, perjanjian jual beli, perjanjian sewa dan sebagainya.
    3. Dapat menerbitkan suatu pembebasan utang, misalnya kwitansi atau surat semacam itu; atau
    4. Suatu surat yang boleh dipergunakan sebagai suatu keterangan bagi sesuatu perbuatan atau peristiwa, misalnya: surat tanda kelahiran, buku tabungan pos, buku kas, dan masih banyak lagi.

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here